27.6.08

Dia Yang Telah Pergi (4)

Dia yang telah pergi ternyata telah mendedikasikan seluruh hidupnya untuk kepentingan banyak orang. Kalo saya simak semua cerita yang dilontarkan oleh setiap kenalan alm. bapak, baik itu keluarga, teman-temannya, maupun rekan-rekan kerjanya, banyak banget yang udah alm. bapak lakuin untuk mereka semua. Orang-orang itu semua punya kesan yang positif.
  • Bapak orangnya mau 'turun tangan' sampai tingkatan yang terbawah;
  • Bapak senang-senang aja mengobrol dengan orang yang mungkin lebih rendah tingkat sosialnya;
  • Bapak ialah orang yang tidak pernah mengeluhkan suatu apa pun mengenai dirinya di hadapan orang lain, bahkan istri dan anak-anaknya;
  • Bapak ialah orang yang ga mau menyusahkan orang lain, bahkan sampai akhir hayatnya;
  • Bapak itu sangat perhatian terhadap semua keluarganya atau semua yang pernah menjadi bagian dari keluarganya, bahkan yang sedang berselisih hebat sekalipun;
  • Bapak itu temen diskusi yang menyenangkan;
  • Bapak itu orang yang sistematis;
  • Bapak bisa diandalkan untuk menyelesaikan masalah yang kadang dianggap orang lain udah ga bisa diselesaikan;
  • dan beberapa hal-hal positif lainnya.
Sayang, beberapa kebiasaan buruknya bikin dia sampai pada titik terakhir kehidupannya di dunia: makan ga teratur, jarang olah raga, rokok, rokok, dan rokok.

Terlepas dari hal-hal negatif ini, alm. bapak insya Allah udah ditempatin di tempat yang terbaik oleh Allah SWT. Semoga Allah memberikan rahmat yang sebesar-besarnya kepada alm. bapak dan mengampuni segala dosa-dosa bapak. Amin .....

4 comments:

Anonymous said...

hai aliya

eku irin nih anak brawijaya.. kalo mau liat blog aku irinhaza.wordpress.com

oke deh slm kenal oh ya isi blog kamu lumayan asyik tapi jangan kebanyakan curhat... boleh sih curhat tapi jangan kebyakan hehheee

oke deh slam kenal

Unknown said...

halo irin.. salam kenal juga..

pengennya siy ga banyak2 curhatnya.. ntar dicoba nulis yg agak berbobot deh ya..

btw, thx ya kritiknya :)

Anonymous said...

gak papa kok panggil gw atau loe, gw jg besarnya di jakarta so, pasti akrab dengan panggilan kayak gitu,

oh ya.. aku mau ngadain seminar blog juga, sekalian mau ngelaunching http://bloggerub.com yaitu komunitas blog universitas brawijaya,,

oh ya masalah komentar gw, ada dasarnya sih.. kan gw dulu juga sering posting tentang curhat gw...( di blog yang sebelumnya tapi dah off karena gak gw bayar hosting ama domainnya hehehe} ternyata waktu ngumpul bareng komunitas mereka pada ngejauhin karena type blog yang curhatan dan akhirnya mulai berubah dikit deh isi blog gw dan akhirnya mereka welcome deh ke gw
semoga itu gak terjadi ke loe ok deh
keep be bloggers

Anonymous said...

Iya
bisa ngerasain juga gimana orangtua meninggal. Bapak saya juga habis meninggal april kemaren.

well life must go on